EdenFarm Jawab Masalah Ketahanan Pangan di BUMN Startup Day 2022

Presiden Jokowi di BUMN Startup Day 2022. (Dok. EdenFarm)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 26 September 2022 | 19:45 WIB

Sariagri - Perusahaan rintisan rantai pasok pangan B2B, EdenFarm, berpartisipasi dalam BUMN Startup Day yang bertajuk “Action and Collaboration to Take Out Ecosystem Forward”.

BUMN Startup Day merupakan program inisiatif Kementerian BUMN untuk mendorong kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara, venture capital, dan para perusahaan rintisan (startup) guna memperkuat ekosistem digital di Indonesia.

Acara ini berlangsung selama tiga hari mulai dari 26-28 September 2022, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dalam pidato sambutannya, Jokowi memaparkan bahwa startup Indonesia menduduki peringkat keenam tertinggi di dunia setelah Amerika, India, Inggris, Kanada, dan Australia, sehingga merupakan
potensi besar yang perlu dikembangkan.

Jokowi menyebutkan secara industri startup fintech memiliki porsi terbesar yaitu 23 persen, yang diikuti oleh retail sebesar 14 persen.

“Masalah krisis pangan akan menjadi persoalan besar yang harus dipecahkan oleh teknologi. Itu adalah kesempatan, itu adalah peluang, dan agriculture hanya sekitar 4 persen,” ujar Jokowi.

Beroperasi sejak 2017, EdenFarm melihat adanya ketimpangan harga pangan dan pendapatan petani akibat rantai pasok yang tidak efisien, hasil produksi yang tidak konsisten dan harga yang tidak transparan. Karena itu, dengan tiga misi utama yaitu melayani industri B2B (business-to-business) dengan ekosistem pangan berbasis teknologi, menciptakan pasar tanpa harga spekulatif, dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal, dan didukung oleh YCombinator, AC Ventures, Trihill Capital, OCBC Ventures, Investible, Corin Capital, Global Founders Capital, dan investor global lainnya, EdenFarm terus berevolusi untuk memberikan sumbangsih terhadap ketahanan pangan nasional.

“EdenFarm bermitra dengan lebih dari 4.000 petani di seluruh Pulau Jawa, untuk menyerap komoditas petani dengan kepastian permintaan dan komitmen pembayaran selambatnya H+2 sejak barang diterima. Lebih dari itu, kami juga membina mitra tani kami agar mereka dapat menghasilkan panen yang optimal, dan menangani komoditas pasca panen dengan tepat untuk menghindari keterbuangan,” ujar David Setyadi Gunawan, CEO PT. Eden Pangan Indonesia (EdenFarm) dalam rilisnya kepada Sariagri.

Baca Juga: EdenFarm Jawab Masalah Ketahanan Pangan di BUMN Startup Day 2022
Canggih! Ini Mesin Tanam Padi yang Digunakan Presiden Jokowi Ketika di Trenggalek

Terkait kualitas produk, EdenFarm menerima berbagai grade hasil pertanian sesuai dengan kesepakatan di awal, dan didukung dengan fasilitas-fasilitas seperti Eden Collection Facility (ECF) yang menjadi sentra komoditas pasca panen mitra petani di area pertanian, Eden Fulfillment Center (EFC) dengan kapasitas besar dan lokasi strategis di kota-kota besar, memungkinkan hasil panen dapat diterima oleh pelanggan B2B dalam waktu kurang dari 12 jam.

BUMN Startup Day terbagi dalam dua segmen kegiatan yaitu edukasi dan peluang bisnis. Pada segmen edukasi terdapat diskusi panel dengan para pembicara dan mentor ternama untuk memberi kesempatan diskusi secara intens. Sementara pada segmen peluang bisnis, terdapat kesempatan untuk business matching atau penjajakan kolaborasi antara BUMN dengan startup dari berbagai sektor dan industri, serta sesi investor pitching untuk memberi kesempatan startup menawarkan peluang investasi kepada venture capital di lingkungan BUMN. David Setyadi Gunawan, akan menjadi salah satu mentor di sesi Rapid Mentoring pada hari ketiga, Rabu (28/9/2022).

Video Terkait