DPR Ungkap Alasan Milenial Ogah Jadi Petani Gegara Hal Ini

Ilustrasi petani di sawah padi (Wikimedia)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 26 September 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Anggota Komisi XI DPR Ri Puteri Komarudin mengungkapkan alasan generasi milenial tidak mau jadi petani. Menurutnya, para milenial tidak ingin jadi petani lantaran bahan utama seperti pupuk susah didaptkan. Sementara hasil produksi yakni gabah juga terus menurun.

"Kenapa milenial tidak mau menjadi petani? udah tahu mencari pupuknya susah, harga gabahnya turun terus didorong-dorong jadi petani," ujar Puteri, dikutip dari akun Instagram, Senin (26/9).

Selain itu, Puteri juga menilai bahwa pemerintah saat ini tidak mendukung petani. Oleh karenya ia meminta agar ada solusi yang konkrit dari pemerintah supaya semakin banyak milenial yang menjadi petani. Adapun dorongan yang bisa diberikan adalah modal, fasilitas hingga edukasi.

"Kita tidak dorong modalnya, kita tidak dorong pemasarannya, gimana kita mau mendorong generasi ke depan untuk mau jadi petani? Sebagai negara agraris, kenapa kaum milenial di Indonesia justri tidak banyak yang tegiur jadi petani? ya karena sulit, tidak ada jaminan atau dorongan pihak manapun yang dapat membantu karir para milenial untuk jadi petani," ucapnya.

Baca Juga: DPR Ungkap Alasan Milenial Ogah Jadi Petani Gegara Hal Ini
Omnibus Law Cipta Kerja Harus Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

Sontak unggahan tersebut pun viral di media sosial. Lebih dari 7 juta pengguna yang menyaksikan potongan video tersebut. Adapun ragam komentar warganet memenuhi kolom komentar.

"Aku sebagai anak petani berani bilang ini valid banget," ujar seorang warganet.

"Pupuk mahal, biaya kulinya tinggi, pas panen di belinya murah, aku menyerah jadi petani," timpal warganet lainnya.

@puterikomarudin Jadi wajar jika anak-anak muda saat ini sedikit untuk menjadi petani #GolonganPuteri #putkom ? Pilihan Yang Terbaik Sadvibes Version - Sadvibes

Video Terkait