Mengintip Strategi Baru Kamboja Membangun Pertanian Modern

Ilustrasi - Lahan pertanian. (Unsplash/Leo Chane)

Editor: Dera - Jumat, 23 September 2022 | 15:15 WIB

Guna memajukan sektor pertanian, Dewan Menteri Kamboja telah menyetujui kebijakan nasional pembangunan pertanian tahun 2022-2030. Juru bicara pemerintah Phay Siphan mengatakan persetujuan tersebut dicapai dalam pertemuan kabinet mingguan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Samdech Techo Hun Sen pada minggu lalu.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kebijakan itu bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian negara melalui modernisasi, peningkatan produktivitas, diversifikasi, dan komersialisasi kompetitif untuk memastikan ketahanan pangan dan gizi.

Kebijakan nasional ini sangat penting karena akan membimbing semua pemangku kepentingan untuk mengembangkan rencana aksi khusus untuk mencapai visi,” ujar Siphan, seperti dikutip Xinhua.

Baca Juga: Mengintip Strategi Baru Kamboja Membangun Pertanian Modern
Kala Cina Mulai 'Kepincut' Teknologi Pertanian AS

Kebijakan itu juga akan mengubah pertanian Kamboja menjadi pertanian modern, kompetitif, inklusif, tahan iklim, dan berkelanjutan yang akan meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kamboja.

Sekitar 75 persen dari 16 juta penduduk Kamboja tinggal di daerah pedesaan. Menurut Kementerian Bidang Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kamboja, sektor pertanian negara menciptakan 3,12 juta pekerjaan atau 35,5 persen dari total lapangan kerja, serta berkontribusi 24,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2021.

Video Terkait