Kacau! Gara-gara Cuaca Buruk, Panen Jagung Turun 25 Persen

Ilustrasi jagung (Foto: Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 19 September 2022 | 13:45 WIB

Sariagri - Petani di Prancis mendapatkan hasil panen terkecil dalam lebih dari tiga dekade terakhir, menyusul kekeringan terburuk dalam setidaknya 500 tahun yang melanda Eropa.

Menurut laporan Kementerian Pertanian Prancis, produksi biji-bijian pokok yang digunakan untuk memberi makan ayam dan babi akan turun 25 persen menjadi 11,6 juta ton, terendah sejak 1990. Cuaca buruk dilaporkan telah mengurangi panen hampir semua tanaman dari tahun lalu, selain dari biji minyak.

"Tidak ada wilayah yang terhindar dari penurunan hasil," kata kementerian pertanian.

Besaran jumlah hasil panen jagung yang lebih kecil di Prancis, yang selama ini merupakan salah satu kelas berat pertanian di Eropa, dapat mendorong kenaikan harga pangan lebih tinggi lagi.

Tak hanya di Prancis, hasil panen yang buruk turut dialami ladang di Jerman dan Rumania, produsen utama Uni Eropa (UE) lainnya yang juga mengalami kekeringan, seperti dikutip dari Russia Today.

Menurut laporan dari Strategie Grains yang berbasis di Prancis, panen gandum Uni Eropa juga akan dikurangi tahun ini. Badan tersebut memperkirakan panen gandum 2022-2023 sekitar 124,1 juta ton, dibandingkan 129,8 juta ton pada 2021-2022. Ini juga menurunkan perkiraannya untuk total panen biji-bijian sebesar 2,5 juta ton dari perkiraan Agustus, menjadi 264,6 juta ton, yaitu 25,7 juta ton lebih rendah dari pada tahun 2021.

Baca Juga: Kacau! Gara-gara Cuaca Buruk, Panen Jagung Turun 25 Persen
Cina 'Rangkul Erat' Seluruh Petaninya untuk Berjuang Lawan Gelombang Panas

Sementara badan tersebut mencatat bahwa harga biji-bijian sebagian besar telah jatuh, biaya produksi yang tinggi dapat membuat penurunan ini tidak signifikan.

Harga dalam beberapa bulan mendatang akan tergantung pada kemungkinan resesi Uni Eropa, yang dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam permintaan, serta kemungkinan peningkatan ekspor biji-bijian dari Ukraina.