TNI AL Tanam Jagung dan Sorgum 4 Hektare di Tanah Laut

Ilustrasi tanaman sorgum (Wikimedia)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 12 September 2022 | 16:45 WIB

Sariagri - TNI Angkatan Laut melakukan penanaman bibit jagung dan sorgum di lahan pertanian seluas empat hektar di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang digelorakan pemerintah.

"Gerakan penanaman jagung dan sorgum ini menjadi rangkaian memperingati HUT ke-77 TNI AL," kata Komandan Lanal (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr.Hanla.

Bersinergi dengan komponen masyarakat di Desa Transal, Kecamatan Tambang Ulang yang merupakan petani binaan Lanal Banjarmasin, budidaya tanaman pangan itu diharapkan bisa panen dalam rentang waktu 70 sampai 100 hari kedepan.

Herbiyantoko menjunjung kearifan lokal masyarakat setempat yang dikenal sukses membudidayakan jagung hingga Tanah Laut sebagai pemasok bahan pangan utama itu di Kalsel.

Kemudian untuk sorgum, diakui dia sebagai upaya mendorong minat petani agar juga mulai melirik sorgum meski pemanfaatannya sebagai bahan pangan di Indonesia masih terbatas.

"Jadi selain padi dan jagung, sorgum sangat potensial bisa dikembangkan di Kalsel sebagai daerah penyangga pangan untuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," tuturnya.

Baca Juga: TNI AL Tanam Jagung dan Sorgum 4 Hektare di Tanah Laut
1.800 Kilogram Benih Jagung Asal Thailand Positif Mengandung OPTK Dimusnahkan

Diketahui tahun ini Kementerian Pertanian mulai mengembangkan 15 ribu hektar tanaman sorgum yang disebut bisa menggantikan gandum. Bahkan pada 2023 mendatang, pengembangan sorgum bakal diperluas dari 40 ribu hektar menjadi 50 ribu hektar.

Sorgum yang mengandung serat, mineral dan karbohidrat mempunyai kelebihan karena tanaman ini tahan banting. Artinya, bisa dibudidayakan meski di lahan kering sekalipun. Bahkan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Video Terkait