Bisa Dilihat dari Daunnya, Ini Ciri-ciri Tanaman Sagu Siap Panen

Ilustrasi pohon sagu (Pxhere)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Senin, 12 September 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Pohon sagu adalah tanaman yang banyak dan mudah dibudidayakan, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Tanaman ini kerap dijadikan sebagai bahan pangan pengganti nasi.

Dalam budidayanya, pohon ini juga bisa dengan mudah dilakukan. Panennya sendiri dapat dilakukan ketika tanaman sudah memasuki usia 6-7 tahun.

Ciri-ciri tanaman sagu yang siap panen

Umumnya tanaman sagu yang siap panen, dapat dikenali dari perubahan yang terjadi pada daun, duri, pucuk dan batang. Beberapa cirinya yaitu sebagai berikut:

1. Tingkat Wela atau putus duri

Wela atau putus duri adalah suatu fase dimana sebagian duri pada pelepah daun pohon sagu telah lenyap. Namun sebenarnya kematangannya tanaman ini belum sempurna. Selain itu kandungan acinya juga masih rendah, tetapi jika keadaan terpaksa pohon ini sudah dapat di panen.

2. Tingkat Maputih

Ciri-ciri sagu siap panen juga ditandai dengan menguningnya pelepah daun dan duri yang berada di pelepah daun hampir seluruhnya lenyap, kecuali pada bagian pangkal pelepah masih tertinggal sedikit.

Selain itu, ukuran daun muda yang terbentuk juga semakin pendek dan mengecul. Pada tingkatan ini sagu jenis Metroxylon rumphii Martius ini kandungan acinya sangat tinggi dan sudah siap dipanen.

Baca Juga: Bisa Dilihat dari Daunnya, Ini Ciri-ciri Tanaman Sagu Siap Panen
Stok Melimpah, Ini 5 Provinsi Penghasil Jagung Terbesar di Indonesia

3. Tingkat Maputih masa atau masa jantung

Tingkatan ini merupakan fase dimana semua pelepah daun telah menguning dan kuncup bunga mulai muncul. Kondisi ini kandungan acinya telah padat, mulai dari pangkal batang sampai ujung batang. Jika sudah begitu, ini menjadi waktu yang tepat untuk memanen sagu ihur atau nama latinnya Metroxylon sylvester Martius.

4. Tingkat siri buah

Terakhir adalah siri buah, yang mana merupakan tingkat kematangan dengan ciri-ciri kuncup bunga sagu telah mekar dan bercabang seperti tanduk rusa. Selain itu buahnya pun sudah mulai terbentuk. Ditingkatan ini menjadi waktu yang paling tepat untuk memanen sagu jenis Metroxylon longisipium Martius.

Video Terkait