Food Estate Diresmikan, Komut Galasari: Hasilkan Mangga Kualitas Ekspor

CEO PT Polowijo Gosari, Deddy Harnoko Sucahyo bersama Presiden Jokowi di lahan food estate Mangga. (Dok. Sariagri)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 22 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Sariagri - Komisaris Utama PT Galasari Gunung Sejahtera, Didik Pribadi Arifin, selaku offtaker lahan Food Estate Mangga menuturkan, nantinya di area tersebut ditanam mangga di area 300 hingga 400 hektar.

Seperti diketahui, sebagi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan holtikultura, PT Galasari terang Didik akan membudidayakan jenis mangga dengn sistem teknologi pertanian.

“Ke depan keberadaan embung di food estate mangga diintegrasikan untuk mengairi lahan petani,” ujar Didik Pribadi Arifin, Senin (22/8/2022).

Diresmikannya food estate mangga ini, Menurut Didik, akan ada beberapa varietas mangga yang menjadi andalan dengan panen lebih cepat. Harapannya, panen bisa setiap bulan bukan setahun.

“Empat varietas mangga yang kami tanam antara lain mangga malaba, arum manis, garifta dan namdokmai merupakan varietas asal Thailand yang ditanam di sini dengan kualitas ekspor,” paparnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pencanangan lahan food estate mangga ini memiliki lahan seluas 1.000 hektar, tersebar di 22 desa dan empat Kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Panceng, Dukun, Ujungpangkah, dan Sidayu. Seluruh kawasan ini sudah terintegrasi.

Baca Juga: Food Estate Diresmikan, Komut Galasari: Hasilkan Mangga Kualitas Ekspor
Jokowi Optimis Produksi Mangga di Gresik Bisa Diekspor ke Cina hingga Eropa

“Ada embung air, food state membuat masyarakat dan pihak swasta terus bergerak. Dari produksi food estate penanaman mangga ini, saya harap dalam tiga bulan bisa berbuah dan panen. Bahkan bisa ekspor dan bisa keperluan pasar domestik,” ujar Jokowi.

Melihat kondisi pasar saat ini, Jokowi menjelaskan permintaan mangga ekspor sangat tinggi namun belum bisa dipenuhi. Tercatat mulai dari Asia, Cina, Jepang hingga Eropa.

Video Terkait