Penuhi Kebutuhan Bahan Pokok, Daerah Ini Diharapkan Jadi Lumbung Pangan

Hamparan sawah di area food estate Kalteng. (Kementan)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Sariagri - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan meminta Kecamatan Cempaka menjadi lumbung pangan guna memenuhi kebutuhan bahan pokok tingkat lokal.

Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Hindera Wahyudin, pihaknya berharap potensi pertanian yang dimiliki Kecamatan Cempaka lebih diperhatikan pemerintah kota dan menjadikan sebagai lumbung pangan bagi pemenuhan lokal.

Menurut Hindera, Kecamatan Cempaka merupakan wilayah paling luas di antara empat kecamatan lain di Banjarbaru yang memiliki potensi lahan pertanian dan perkebunan yang juga lebih luas.

"Makanya, kami berharap potensi besar yang dimiliki wilayah Cempaka lebih diperhatikan pemkot sehingga menjadikannya sebagai lumbung pangan baik dari sektor pertanian maupun perkebunan," ungkapnya.

Disebutkan, pihaknya menerima sejumlah aspirasi dan usulan dari kelompok-kelompok tani yang membutuhkan alat penunjang pertanian seperti mesin pompa air, mesin traktor dan lainnya.

"Selain itu, petani juga meminta agar diberikan kemudahan mendapatkan pupuk dan obat-obatan bersubsidi sehingga hasil pertanian semakin meningkat yang berdampak pada kesejahteraan mereka," katanya.

Sebelumnya, Hindera juga meminta Pemkot Banjarbaru bersama Pemprov Kalsel saling sinergi dalam mencegah terjadinya banjir yang sering melanda terutama saat hujan deras mengguyur.

Dikatakan, solusi atas ancaman banjir menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat dan mereka mengharapkan perhatian pemerintah agar tidak lagi menjadi korban banjir.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Bahan Pokok, Daerah Ini Diharapkan Jadi Lumbung Pangan
Cina Jadi Tuan Rumah Konferensi Sistem Warisan Pertanian Dunia

"Harapan masyarakat, pemerintah mampu mengatasi persoalan banjir yang selalu menghantui apalagi status Banjarbaru sudah menjadi ibukota Kalsel sehingga diperlukan langkah komprehensif," ucapnya.

Diharapkan pula, pembangunan Kota Banjarbaru ke depan sebagai ibukota harus berkesinambungan disamping berwawasan lingkungan sehingga tidak terjadi ancaman banjir yang melanda di sejumlah kawasan.

Video Terkait