Penyusutan Lahan Pertanian Jadi 'Momok' di Daerah Ini

Ilustrasi Lahan Pertanian. (Foto: Unsplash)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:45 WIB

Sariagri - Penyusutan luas lahan pertanian secara terus menerus jelas tidak menguntungkan posisi pembangunan industri pertanian. Dinas Pertanian Kota Padang, Sumatera Barat, melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Diketahui, penyusutan luas area lahan pertanian di Padang dapat berkurang hingga mencapai 40 hektare dalam setahun.

"Meski lahan pertanian berkurang kita terus berupaya agar produksi pertanian meningkat dengan cara melakukan intervensi kepada petani," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat.

Kiat Agar Lahan Pertanian Tidak Menyusut

Ada sejumlah langkah agar lahan pertanian tidak menyusut, antara lain dengan mulai dari mempercepat masa tanam sehingga bisa panen 2,4 kali dalam setahun.

Kemudian, lanjutnya, memperbaiki pengairan di lahan pertanian agar tidak kering, membantu benih bermutu serta mengingatkan petani agar tidak lalai dengan hama penyakit.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan masa pascapanen yang diduga banyak kehilangan hasil pertanian di sini. “Kami juga bantu kelompok tani dengan mesin pertanian sehingga panen bisa lebih optimal,” kata dia.

Selain itu, Kota Padang diminta mempertahankan luas area sawah ini 2.007 hektare hingga 2030 nanti. “Awalnya diusulkan 2.400 hektare namun menjadi 2.007 hektare harus dipertahankan hingga 2030 nanti,”tambahnya.

Syahrial mengungkapkan, fenomena penyusutan itu terjadi karena sejumlah hal mulai peralihan fungsi lahan dari kawasan pertanian menjadi perumahan, perkantoran hingga lokasi pertokoan.

Baca Juga: Penyusutan Lahan Pertanian Jadi 'Momok' di Daerah Ini
DKPKP DKI Jakarta Fasilitasi Warga Rusun Belajar ke Kebun Urban Farming

Selain itu faktor lahan yang tidak memiliki saluran air yang bagus atau lahan pertanian yang berada di tengah pemukiman penduduk sehingga beralih fungsi. Dari data yang ada hasil survei Dinas Pertanian Padang dengan Universitas Andalas luas lahan pertanian di Kota Padang pada 2019 mencapai 5.216 hektare.

Sementara untuk produksi hasil pertanian berupa beras mencapai 29 ribu ton lebih pada 2021. Jumlah ini diperkirakan hanya mampu menampung 30 persen kebutuhan masyarakat kota tersebut.