Setop Pencemaran dengan Ubah Limbah Tempe Jadi Pupuk Organik Cair

Ilustrasi Pencemaran Laut (Pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Sariagri - Sebanyak tujuh Mahasiswa IPB University sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Pekalongan, Jawa Tengah. Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kota Pekalongan merupakan kawasan yang disebut juga sebagai kampung tempe.

Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN-T IPB University terdapat lebih dari 70 pengrajin tempe yang aktif produksi. Aktivitas produksi seperti pembuatan tempe, menghasilkan limbah tempe. Limbah ini berasal dari perebusan kacang kedelai, memiliki karakteristik warna kuning kecoklatan, berbau kedelai, dan berbuih. 

“Hal tersebut dapat mengotori saluran air sekitar bahkan mengalir ke sungai sehingga dapat mencemari lingkungan jika dibuang begitu saja tanpa ada nya pengolahan,“ ujar Dhani, salah satu mahasiswa KKN-T.

Mahasiswa KKN-T hadir memberikan solusi, dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Tempe, bertempat di TK Masyitoh 08 Kertoharjo, 21/7.  Melalui Karang Taruna dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri NU (IPNU-IPPNU) setempat, bekerjasama menggerakkan remaja dan anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, diharapkan remaja dan anak- anak ini akan menjadi agent of change dalam penanganan limbah cair tempe.

Pupuk Organik Cair (POC) adalah larutan dari hasil pembusukan bahan organik yang berasal dari kotoran hewan, sisa tanaman, dan manusia. Limbah tempe dapat menjadi salah satu bahan organik yang digunakan. POC sendiri memiliki unsur hara yang beragam. Beberapa kelebihan diantaranya; bisa mengatasi kekurangan hara, tidak menyebabkan pencucian hara, dan menyediakan hara dengan cepat.

“Mungkin kegiatan ini tidak memberikan dampak yang instan, akan tetapi ketika saluran air serta sungai mulai tercemar di kemudian hari. Dampak kegiatan ini akan terasa dalam satu atau dua tahun kemudian” ujar Imam, Ketua Karang Taruna Kuripan Kertoharjo.  

Baca Juga: Setop Pencemaran dengan Ubah Limbah Tempe Jadi Pupuk Organik Cair
Petani Lamongan Resah, Ratusan Lahan Pertanian Terancam Mati Akibat Air Bengawan Solo Tercemar Limbah Berbahaya

Tim mahasiswa KKN-T berharap, kegiatan ini menjadi pilot project dan pemerintah dapat meneruskannya sebagai salah satu upaya untuk menjaga lingkungan dari pencemaran limbah tempe cair.

“Saya harapkan kegiatan ini menjadi jembatan untuk kolaborasi kegiatan selanjutnya serta menjadikan remaja Kuripan Kertoharjo lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar” ujar Khusni selaku Ketua IPNU.

Video Terkait